BANJARNEGARA – PT. BPR Surya Yudhakencana (BSY) menyelenggarakan program BSY Character Building untuk meningkatkan etos kerja, jiwa Korsa dan semangat berkarya. Pelaksanaan program tersebut bekerja sama dengan TNI AD di Batalyon Infanteri 406, Candra Kusuma, Purbalingga.

Program BSY Character Building merupakan salah satu upaya BSY untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) yang memiliki peran penting dalam menjalin hubungan kerja sama, baik dengan nasabah maupun mitra kerja.

Direktur Kepatuhan BSY Abdul Khoir Maradika Putra, S.H. berharap, dengan adanya program Character Building tersebut, karyawan/ti BSY dapat menerapkan jiwa korsa yang diajarkan oleh TNI yaitu mempunyai rasa kedisiplinan, kebersamaan, kepedulian, dan rasa memiliki yang dapat diterapkan di perusahaan.

Program ini telah diikuti oleh dua angkatan, yaitu Angkatan I pada 10-11 Agustus 2017, dengan peserta kepala kas dan kepala seksi sebanyak 92 orang. Sementara Angkatan II pada 23-25 Oktober 2017, dengan peserta wakil kepala kas dan wakil kepala seksi sebanyak 136 orang. “Rencananya program ini akan diadakan secara bertahap dan diikuti oleh seluruh karyawan BSY” kata Abdul Khoir.

Dalam pelaksanaan program BSY Character Building, dilakukan beberapa kegiatan pedidikan ala militer yaitu mengenai Wawasan Kebangsaan, Bela Negara, dan Anti Narkoba. Selain itu juga dilaksanakan kegiatan lainnya, yaitu Peraturan Baris Berbaris (PBB), Makan Komando, Jurit Malam & Renungan, serta Outbound dan halang rintang untuk meningkatkan kekompakan tim.

Letda Ratnawadi yang merupakan Koordinator Pelatih dalam Pelaksanaan BSY Character Building menyampaikan bahwa seluruh peserta terlihat sangat semangat, antusias, dan mampu mengikuti seluruh kegiatan dengan baik. Hal ini menunjukan bahwa karyawan BSY siap untuk menghadapi dinamika di lapangan yang dapat diterapkan demi kemajuan perusahaan.

Wahyu (31 th), karyawan BSY yang merupakan salah satu peserta menyampaikan pengalamannya pada saat melaksanakan program pendidikan tersebut. “Awalnya saya ragu mampu bertahan mengikuti pendidikan ala militer ini, seperti merayap di lumpur, wall climbing 30 meter, dan menyeberang sungai dengan tali. Tapi pada akhirnya, saya mampu mengikuti rintangan ekstrim tersebut. Meskipun sulit, kami diajarkan untu k bisa, dan pada akhirnya saya pun bisa.” ucap Wahyu dengan antusias.

Tidak hanya kegiatan ekstrim yang dapat melatih mental dan keberanian, setiap peserta pun dituntut untuk cepat dan tanggap serta memiliki jiwa korsa.

“Satu salah semua dihukum, itu peraturannya. Maka, saya harus peduli dengan rekan saya, begitu pula sebaliknya, karena kami adalah tim.” tambah Wahyu.

Program BSY Character Building memberikan pelajaran berharga bagi setiap peserta. “Semoga pendidikan ala militer ini dapat membentuk karakter kuat pada setiap karyawan yang mengikuti, sehingga nantinya dapat memenuhi segala kebutuhan dan keinginan masyarakat akan pelayanan perbankan.” kata Abdul Khoir.